Singkronisasi Sispena - Emis Cepat Dan Mudah - Warta Guru Madrasah
Pada tahun 2018 pendataan pengukuhan pada madrasah berlawanan , alasannya pada tahun ini yang semula madrasah mengisi DIA (Daftar Instrumen Akreditasi) secara manual beralih terhadap metode Online.
Data DIA yang semula secara offline diisi manual menyaksikan data dari lingkungan madrasah , pada tahun 2018 ini diambil secara Online dari data EMIS , jikalau data emis lengkap dan akurat maka otomatis data masuk dengan manis , sebaliknya jikalau data yang terdapat diemis kurang sempurna maka mesti bersusah payah untuk menyesuaiakannya , berikut sedikit tutorial mudah-mudahan sanggup menolong para operator dalam nyesuaikan data.
Bagian-bagian emis madrasah mana saja yang mesti diisi mudah-mudahan sanggup melaksanakan DIA , inilah yang kerap menghasilkan sakit kepala operator madrasah. Ditambah dengan proses sinkronisasi yang seringkali tidak berlangsung dengan lancar.
1. Jenis Isian Poin DIA Sispena
Pengisian Data Isian Akreditasi dalam Sispena secara garis besar terbagi menjadi tiga macam , yaitu:
- Jawaban terisi otomatis menurut isian Emis
- Membutuhkan Sinkronisasi antara Emis - Sispena
- Tidak Membutuhkan Sinkronisasi
Yang pertama merupakan poin-poin yang terisi otomatis menurut isian emis yang sudah disinkronkan dengan sispena. Pada poin-poin ini , nilai yang diperoleh akan keluar otomatis dan tidak sanggup dirubah lewat sispena. Jika ingin melaksanakan pergantian mesti lewat akun emis madrasah masing-masing.
Contoh poin-poin yang terisi otomatis menurut isian emis seumpama instrumen Standar Pendidik dan Tendik (untuk SD dan MI) nomor 39 wacana kualifikasi pendidikan PTK dan nomor 40 wacana kepemilikian akta pendidik.
Kedua merupakan poin-poin instrumen yang memerlukan sinkronisasi data dari emis mudah-mudahan instrumen tersebut sanggup dijawab. Baik poin yang serupa sekali tidak sanggup dijawab dikala proses sinkronisasi belum berhasil ataupun sanggup dijawab tetapi akhirnya tidak sanggup optimal (tidak sanggup mendapat poin A) jikalau sinkronisasi belum sukses.
Untuk jenjang SD dan MI , jenis ini cukup banyak. Yang mencakup instrumen nomor 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , dan 6 (Standar Isi) , 11 , 12 , 14 , 15 , 16 , 17 , 18 , 19 , 20 , 21 , 22 , 23 , 24 , 25 , 27 , dan 31 (Standar Proses) , 36 (Standar Kompetensi Lulusan) , 41 , 42 , 43 , 44 , 45 , 46 , 47 , 52 , dan 53 (Standar Pendidik dan Tendik) , 55 , 57 , 62 , 63 , 73 , dan 96 (Standar Sarana Prasarana) , 96 (Standar Pembiayaan) , 108 , 109 , 110 , 111 , 112 , 113 , 114 , 115 , 116. dan 119 (Standar Penilaian Pendidikan).
Yang ketiga merupakan poin-poin yang dikala melaksanakan DIA Sispena tidak memerlukan sinkronisasi antara Emis dengan Sispena. Poin-poin instrumen ini sanggup eksklusif dijawab tanpa mesti sinkron dengan emis.
2. Cara Mengisi Emis Agar Sinkron Sispena
Dari poin-poin instrumen dalam DIA Sispena yang mesti sinkron dengan Sispena sebagaimana tersebut di atas , seorang operator mesti melaksanakan entri data di Emis mudah-mudahan instrumen pengukuhan sanggup diisi.
Yang kerap menjadi sumber kebingunan merupakan pada bab mana emis mesti diisi mudah-mudahan datanya timbul dan sinkron dengan sispena?
Secara garis besar , cara mengisi emis mudah-mudahan sinkron Sispena atau data emis yang dikehendaki dalam sinkronisasi adalah:
- Data Jumlah Siswa , Kelas , dan Rombel
- Daftar Mata Pelajaran
- Daftar Pendidik dan Tendik (PTK)
- Daftar Ruangan dan ukurannya
- Luas tanah
- Daftar peralatan peruangan
Ketujuhnya , di Sispena , dikelompokkan dalam suguhan 'Pemutakhiran Data' yang terdiri atas submenu Siswa , Mata Pelajaran , Guru Tenaga Kependidikan , Sarana , dan Prasarana.
Untuk menegaskan data sudah sinkron atau belum , setelah melaksanakan pengeditan (input data) di emis silakan buka Sispena suguhan Pemutakhiran Data , pilih submenu yang paling cocok kemudian klik "Ambil Data Dapodik / Emis"
3. Data Jumlah Siswa , Kelas , dan Rombel
Data siswa yang dikehendaki dalam pengisian DIA hanyalah data rekap perrombel , bukan data siswa per-nama (by name).
Sehingga mudah-mudahan sinkron antara emis-sispena dan DIA yang terkait dengan siswa , kelas , dan rombel sanggup diisi , maka Emis Madrasah yang mesti dilengkapi merupakan pada suguhan "Data Rombongan Belajar".
Menu ini sanggup diakses dengan mengklik suguhan Kelembagaan >> Siswa >> Data Rombongan Belajar
Setelah mengisi Data Rombongan Belajar secara lengkap (termasuk menyertakan rombel , jikalau belum) , laksanakan sinkronisasi dengan cara membuka Sispena >> Pemutakhiran Data >> Siswa >> Ambil Data Dapodik / Emis.
Poin-poin instrumen dalam DIA yang terpengaruh dengan hasil sinkronisasi ini antara lain:
- Untuk SD/MI : Poin Nomor 5 , 11 , 12 , 14 , 15 , 16 , 36 , 55 , 57 , 63 , 73 , 108 , dan 109
4. Daftar Mata Pelajaran
Pengisian instrumen DIA Sispena juga memerlukan sinkronisasi data mata pelajaran yang diajarkan di madrasah tersebut. Untuk itu , dalam Emis perlu dilakukan entri mata pelajaran.
Entri mata pelajaran di sanggup dilakukan lewat suguhan Kelembagaan >> Kegiatan Belajar Mengajar >> Mapel yang Diselenggarakan.
Setelah mengisi data Mapel yang Diselenggarakan di Emis , laksanakan sinkronisasi dengan cara membuka Sispena >> >> Pemutakhiran Data >> Mata Pelajaran >> Ambil Data Dapodik / Emis.
Poin-poin instrumen dalam DIA yang terpengaruh dengan hasil sinkronisasi ini antara lain:
- Untuk SD/MI : Poin Nomor 11 , 12 , 15 , 16 , 36 , 108 , dan 109
5. Daftar Pendidik dan Tendik (PTK)
Poin instrumen pengukuhan yang mesti sinkron dengan data PTK cukup banyak. Untuk jenjang MI saja ada 37 poin.
Pengisian data PTK mudah-mudahan sanggup sinkron di Sispena dan DIA agak rumit juga alasannya memerlukan isian di beberapa suguhan di emis PTK. Untuk menegaskan data PTK tersebut timbul di DIA , yang mesti dilakukan merupakan laksanakan sinkronisasi di Sispena dengan cara masuk ke Sispena >> >> Pemutakhiran Data >> Guru Tenaga Pendidikan >> Ambil Data Dapodik / Emis.
Setelah proses sinkronisasi , lihat data yang ditampilkan. Untuk PTK Guru , data pada kolom Nama , Mata pelajaran yang Diampu , Nama Sekolah , Jenis PTK , dan Pendidikan Terakhir mesti terisi.
Sedang untuk Tenaga kependidikan kolom yang mesti terisi merupakan Nama , Nama Sekolah , dan Jenis PTK.
Untuk melengkapi data-data pada kolom-kolom tersebut silakan perhatikan gambar berikut (klik kanan dan buka di tab gres untuk menyaksikan gambar lebih besar).
Penjelasan gambar:
- Untuk mengisi kolom "Mata Pelajaran yang Diampu" buka Emis pada suguhan PTK >> Detail PTK (Aksi , pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Status Keaktifan >> Jenis Guru (Pilih Guru Kelas , Guru Mapel , atau Guru BK) >> Simpan. Pastikan Status Keaktifan sudah Aktif dan Status Tempat Tugas terisi Satminkal.
- Untuk mengisi kolom "Nomor Sertifikat" semestinya di suguhan PTK >> Detail PTK (Aksi , pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Informasi Sertifikasi. Namun hingga postingan ini ditulis , ternyata untuk pengisiannya menggunakan data Nomor Ijazah. Sehingga untuk mengisi kolom tersebut yang mesti dilakukan merupakan masuk ke Emis pada suguhan PTK >> Detail PTK (Aksi , pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Kualifikasi Pendidikan >> Pilih opsi Pada kolom Pendidikan Terakhir >> Klik Tombol Tambah Data >> Tambahkan (isi) Riwayat Pendidikan Formal (cukup pendidikan yang terakhir) secara lengkap , utamanya No. Ijazah/Sertifikat. Isian Emis pada "No. Ijazah" akan mengisi kolom Nomor Sertifikat di Sispena dan isian Emis "Jenjang" akan mengisi kolom Pendidikan terakhir di Sispena. Terkait dengan upload Ijazah diabaikan dahulu tidak masalah.
- Untuk mengisi kolom "Jenis PTK" , buka Emis pada suguhan PTK >> Detail PTK (Aksi , pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Aktifitas Penugas Pendidik >> Klik Tambah Data pada bab Satminkal >> Isikan kolom yang tersedia >> Simpan. Khusus untuk Tenaga kependidikan buka Emis pada suguhan PTK >> Detail PTK (Aksi , pada ujung kanan nama PTK yang bersangkutan) >> Aktifitas Penugas Tenaga Kependidikan >> Jenis Tugas Utama >> Simpan.
- Untuk mengisi kolom "Pendidikan Terakhir" , lihat poin 2 di atas.
6. Sarana Prasarana
Terkait dengan fasilitas dan prasarana hingga dengan postingan ini ditulis , masih banyak yang belum sanggup terkoneksi dengan Data Isian Akreditasi (DIA Sispena). Sehingga walaupun terisi dan sanggup dilaksanakan , beberapa poin instrumen DIA tidak sanggup memutuskan opsi terbaik (Nilai A).
Namun beberapa hal yang perlu diamati dan sanggup dilakukan antara lain:
- Luas Tanah diisi dari Emis pada suguhan Kelembagaan >> Sarana Prasarana >> Kepemilikan Tanah. Saat postingan ini ditulis , yang dibaca oleh Sispena cuma tanah dengan status Milik Sendiri.
- Luas Lantai Bangunan masih membaca data dari Luas Tanah bukan Luas Bangunan pada emis
- Jenis Prasarana menurut isian emis pada Kelembagaan >> Sarana Prasarana >> Rincian Data Ruangan. Pada DIA ruangan dengan keadaan selain Baik akan dianggap Tidak Ada.
- Data Ruang Kelas , Ukuran , dan Sarana diambil dari data Kelembagaan >> Sarana Prasarana >> Rincian Data Ruangan.
7. Edit Emis , Sinkronkan Pemutakhiran Data , dan Isi atau Simpan DIA
Untuk mengisi DIA sehingga semua instrumen terisi dan bahkan mendapat Nilai A (terbaik) jangan pernah jenuh untuk melaksanakan edit kemudian melaksanakan sinkron pemutakhiran data dan mengisi DIA secara berulang-ulang.
Dalam setiap sinkron ulang , maka poin-poin instrumen yang terkait dengan data tersebut juga mengalami perubahan. Perubahan-perubahan ini memerlukan agresi "Simpan". Sehingga setelah melaksanakan sinkron ulang , silakan cek ulang poin-poin instrumen yang terkait dengan data yang disinkronkan tadi kemudian klik kembali tombol Simpan.
8. Nilai Bisa Diedit Ulang
Setelah semua nomor instrumen DIA terisi jangan lupa untuk mengklik tombol "Simpan dan Selesai" yang terletak di pojok kiri bawah. Dengan mengklik tombol ini maka semua isian akan dinilai dan dimunculkan nilai selesai dan peringkat pengukuhan yang diraih.
Meski sudah melaksanakan penyimpanan (klik "Simpan dan Selesai" ) DIA tetap sanggup dilakukan diedit ulang. Caranya cukup mengklik suguhan Data Isian Akreditasi >> Lihat Hasil Penilaian >> Edit DIA.
Edit ulang dan pengisian DIA Sispena dibuka hingga selesai Mei 2018.
Itulah beberapa hal yang mungkin saja berharga bagi operator madrasah dalam mengisi emis sehingga datanya sanggup sinkron dengan Sispena dan sanggup digunakan untuk mengisi instrumen Sispena (DIA).






0 Response to "Singkronisasi Sispena - Emis Cepat Dan Mudah - Warta Guru Madrasah"
Posting Komentar